Google Search




Senin, 14 Mei 2012

Yang Paling Menakutkan Ketika Naik Pesawat


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Penulis: Al Ustadz Sofyan Chalid Ruray

Kenikmatan dan musibah adalah dua hal yang akan selalu bersama seorang hamba dalam kehidupan dunia ini. Sehingga kita dituntut untuk siap, bukan saja ketika menghadapi kenikmatan dengan syukur kepada Allah ta’ala, tetapi juga ketika menghadapi musibah dengan kesabaran. Nabi shallallahu’alaihi wa sallam menjelaskan diantara sifat orang-orang yang beriman,

عَجَبًا لأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ وَلَيْسَ ذَاكَ لأَحَدٍ إِلاَّ لِلْمُؤْمِنِ إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ

“Sungguh menakjubkan keadaan seorang mukmin itu, sesungguhnya setiap keadaannya baik –dan hal itu tidak mungkin ada kecuali pada diri seorang mukmin- yaitu ketika dia mendapati sebuah kenikmatan diapun bersyukur, maka itu adalah kebaikan baginya. Dan apabila dia ditimpa sebuah musibah diapun bersabar, maka itu juga kebaikan baginya.” [HR. Muslim, no. 7692 dari Sahabat yang mulia Shuhaib bin Sinan radhiyallahu’anhu]

Download Daurah Mei 2012 Jabotabek


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

Dengan Mengharap Ridho dan Rahmat Allah Subhanahu Wata’ala
Hadirillah Kajian Ilmiah Islamiyah untuk umum (Pria dan Wanita)
InsyaAllah Bersama "Al Ustadz Abu Karimah Askari" (Pengasuh Ma’had Ibnul Qoyyim Balikpapan)
Bertempat di :

Jumat, 30 Maret 2012

Pemerintah Indonesia, Masihkah Layak Ditaati?

 Oleh Al Ustadz Sofyan Chalid Ruray

Para ulama kaum muslimin seluruhnya sepakat akan kewajiban taat kepada pemerintah muslim dalam perkara yang bukan maksiat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Karena Allah Tabaraka wa Ta’alatelah memerintahkan hal tersebut sebagaimana dalam firman-Nya:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ
“Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu.” (An-Nisa’: 59)

Jumat, 02 Maret 2012

Ta'lim Jakarta Barat

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ



Dengan mengharap Wajh Allah, dan mengenalkan Dakwah Ahlussunnah Wal Jama'ah di Jakarta.

Senin, 27 Februari 2012

Menyimpang Tanpa Sadar

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ


__________________________________________

"MENYIMPANG TANPA SADAR"

Istiqomah Di Atas Al-Haq Adalah Jalan Keselamatan. Syaithon Tidak Akan Membiarkan Manusia Berada Di Atas Kebenaran. Segala Makar Dan Tipu Daya Yang Kasar Hingga Halus Yang Melenakan Hingga Tanpa Sadar Sekian Umat Ini Telah Menyimpang Dari Jalan Kebenaran.

YANG HALAL MENJADI HARAM YANG SYUBHAT MENJADI MASLAHAT.
_________________________________________

Dengan Mengharap Wajah Allah Ta'ala, serta sebagai Nasehat Untuk Diri Dan Umat.
Mengundang kaum muslimin utk menhadiri Dauroh Ilmiyah :

" MENYIMPANG TANPA SADAR "

Bersama Ust Muhammad Afiffudin As Sidawy -hafidzahullaah-
Hari : Ahad
Tanggal : 26 Februari 2012
Jam : 09.00-12.00
Di Masjid Al-I'tisham Jl Jendral Sudirman Jakarta Pusat.

Jazaakumullaahu khair katsiran


Sesi 1
Kualitas 32kbps 
Disini atau disini atau disini 

Kualitas 128kbps 
Disini atau disini atau disini

Sesi 2 
Kualitas 32kbps 
Disini atau disini atau disini atau disini 

Kualitas 128kbps 
Disini atau disini atau disini 

Sesi Tanya Jawab 
Kualitas 32kbps 
Disini atau disini atau disini atau disini 

Kualitas 128kbps 
Disini atau disini atau disini 

Semoga Bermanfaat 

nb: 
Semuanya merupakan rekaman ana pribadi, kecuali pada Sesi 1 sampai dengan menit ke 06:07 merupakan rekaman al akh Abu Amira Khoirunissa, karena ana datangnya terlambat :)

Selasa, 14 Februari 2012

Mitos Valentine Day

14 Februari, adalah tanggal yang telah lekat dengan kehidupan muda-mudi kita. Hari yang lazim disebut Valentine Day ini, konon adalah momen berbagi, mencurahkan segenap kasih sayang kepada “pasangan”-nya masing-masing dengan memberi hadiah berupa coklat, permen, mawar, dan lainnya. Seakan tak terkecuali, remaja Islam pun turut larut dalam ritus tahunan ini, meski tak pernah tahu bagaimana akar sejarah perayaan ini bermula.

Sesungguhnya Allah l telah memilih Islam sebagai agama bagi kita, sebagaimana firman-Nya:
“Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah hanyalah Islam.” (Ali ‘Imran: 19)

Allah juga menyatakan bahwa Dia tidak menerima dari seorang pun agama selain Islam. Allah berfirman:
“Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) darinya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.” (Ali ‘Imran: 85)

Nabi juga bersabda:
وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ، لاَ يَسْمَعُ بِي يَهُودِيٌّ وَلاَ نَصْرَانِيٌّ ثُمَّ يَمُوتُ وَلَمْ يُؤْمِنْ بِالَّذِي أُرْسِلْتُ بِهِ إِلَّا كَانَ مِنْ أَصْحَابِ النَّارِ
“Demi Dzat yang jiwa Muhammad di tangan-Nya, tidak ada seorangpun yang mendengar tentang aku, baik dia Yahudi atau Nasrani, lalu dia mati dalam keadaan tidak beriman dengan risalah yang aku diutus dengannya, kecuali dia termasuk penghuni neraka.”

Rabu, 08 Februari 2012

Fikih Mu'amalah Tehadap Sururiyyah Dan Hizbiyah


Pembicara : Al Ustadz Dzulqarnain bin Muhammad Sunusi

Tanggal dan Tempat:
* Sabtu, 4 Pebruari 2012
   Fikih Mu'amalah Terhadap Sururiyyah Dan Hizbiyah
   Masjid Al I'tishom (Sudirman)
   Pukul 09.00 s/d Selesai


   Sesi 1:
   - Kualitas suara 128 kbps, klik disini atau disini.
   - Kualitas suara 32 kbps, klik disini atau disini.