بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Ada sebuah fenomena pada sebagian pemuda
yang mau menerapkan sunnah namun dianggap aneh oleh masyarakatnya,
bahkan tidak jarang terjadi perselisihan karena permasalahan tersebut,
yaitu ketika pemuda ini kehilangan sutroh (pembatas dalam sholat) akibat
(sering) datang terlambat sehingga selalu masbuq, maka pemuda inipun
dengan semangat menjalankan sunnah berjalan dua atau tiga langkah ke
depan untuk mencari sutroh.
Bahkan pada sebagian masjid yang
jama’ahnya bersemangat untuk mengamalkan sunnah, telah dibuat papan
khusus digunakan sebagai sutroh, baik untuk imam, maupun untuk diberikan
kepada makmum yang masbuk yang kehilangan sutroh apabila jama’ah sholat
di depannya telah pergi meninggalkan shofnya.








