ditulis oleh: Al-Ustadz Saifuddin Zuhri, Lc.
إِنَّ
الْحَمْدَ لِلهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ
وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ
أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ
فَلاَ هَادِيَ لَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ
شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.
يَا
أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ
تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ. [آل عمران: 102]
يَا
أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ
وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا
كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ
وَاْلأَرْحَامَ إِنَّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا [النساء: 1]
يَا
أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا
يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ
يُطِعِ اللهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا [الأحزاب: 70-71]
أَمَّا
بَعْدُ: فَإِنَّ أَصْدَقَ الْحَدِيْثِ كِتَابُ اللهِ وَخَيْرَ الْهَدْيِ
هَدْيُ مُحَمَّدٍ n وَشَرَّ اْلأُمُوْرِ مُحْدَثَاتُهَا فَإِنَّ كُلَّ
مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ وَكُلَّ ضَلاَلَةٍ فِي
النَّارِ. اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى عَبْدِكَ وَرَسُوْلِكَ
مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ
إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ، أَمَّا بَعْدُ:
Google Search
Rabu, 02 November 2011
[Khutbah Jum'at] Keutamaan Bulan Dzulhijjah
Sahur & Buka Puasa Bersama Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa Salam
Penulis : Ust. Muhammad Afifuddin As Sidawy
I. WAKTU PUASA
Kapan dimulai puasa ? Dan kapan berakhir? Hal ini telah diterangkan secara global oleh Allah I dalam firman-Nya :
وَكُلُوا
وَاشْرَبُوا حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْأَبْيَضُ مِنَ
الْخَيْطِ الْأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ ثُمَّ أَتِمُّوا الصِّيَامَ إِلَى
اللَّيْلِ
“ dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih
dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu
sampai (datang) malam” (Al Baqoroh : 187)
Dalam Shohih Al-Bukhory (1917) dan Muslim
(1091/35) dari jalan Abu Hazim Salamah bin Dinar dari Sahl bin Sa’d
beliau menjelaskan : “ Tatkala ayat ini turun, bila ada seseorang yang
hendak puasa, dia mengikat di kedua kakinya tali hitam dan tali putih,
lalu dia terus saja makan dan minum hingga jelas nampak baginya
pemandangan (dua tali tadi).
Hukum Perayaan Malam Nisyfu Sya'ban
Sesungguhnya Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah berfirman (yang artinya) :
"Pada hari ini telah kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Kucukupkan nikmat-Ku dan telah Kuridhai Islam sebagai agama bagimu ".
(QS. Al Maidah : 3).
Dan Rasulullah Shalallahu’alaihi Wassallam pernah pernah bersabda (yang artinya):
"Barang siapa mengada-adakan satu perkara (dalam agama) yang sebelumnya belum pernah ada, maka ia tertolak ". (HR. Bukhari Muslim)
"Pada hari ini telah kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Kucukupkan nikmat-Ku dan telah Kuridhai Islam sebagai agama bagimu ".
(QS. Al Maidah : 3).
Dan Rasulullah Shalallahu’alaihi Wassallam pernah pernah bersabda (yang artinya):
"Barang siapa mengada-adakan satu perkara (dalam agama) yang sebelumnya belum pernah ada, maka ia tertolak ". (HR. Bukhari Muslim)
Benarkah Bumi Mengelilingi Matahari ?
Soal: Apakah matahari berputar mengelilingi bumi?
Jawab: Dhahirnya dalil-dalil syar’i menetapkan bahwa mataharilah
yang berputar mengelilingi bumi dan dengan perputarannya itulah
menyebabkan terjadinya pergantian siang dan malam di permukaan bumi, tidak
ada hak bagi kita untuk melewati dhahirnya dalil-dalil ini kecuali
dengan dalil yang lebih kuat dari hal itu yang memberi peluang bagi kita
untuk menakwilkan dari dhahirnya. Di antara dalil-dalil yang
menunjukkan bahwa matahari berputar mengelilingi bumi sehingga terjadi
pergantian siang dan malam adalah sebagai berikut:
Selasa, 01 November 2011
Kunci-Kunci Diluaskannya Rezeki Seorang Hamba
Oleh: Al Ustadz Dzulqarnain
Khutbah Jumat Kunci-Kunci Rezeki
“Tidak
ada satu makhluk melatapun di muka bumi kecuali Allah yang menanggung
rezekinya, dan Dia yang mengetahui tempat berdiamnya dan tempat
penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh
mahfuzh)” (Huud : 6)
Sesungguhnya
seorang jiwa tidak akan meninggal sampai Allah menyempurnakan semua
rizkinya, maka hendaklah kalian bertakwa kepada Allah dan memperbaik
cara mencari rizky tersebut. Al Hadits
Dalam
mejalani kehidupan, seorang hamba seharusnya meyakini bahwa rizkinya
telah ditetapkan oleh Allah. Apabila rizkinya habis, maka dia tidak
mungkin hidup di dunia.
Biarkan Jenggot Anda Tumbuh
Penulis : Abdurrahman Ibn Muhammad Ibn Qoshim Al 'Ashim
Dalil-Dalil Wajibnya Memelihara Jenggot Dan Memangkas Kumis
Segala
puji bagi Allah saja, shalawat dan salam tetap tercurah pada Nabi
Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam yang tidak ada Nabi lagi
setelahnya.
Siapakah Mahrammu?
Oleh: Al-Ustadz Abu Muhammad Dzulqarnain
Mahram adalah
orang yang haram untuk dinikahi karena hubungan nasab atau hubungan
susuan atau karena ada ikatan perkawinan. Lihat Ahkam An-Nazhar Ila
Al-Muharramat hal.32. Adapun ketentuan siapa yang mahram dan yang bukan
mahram telah dijelaskan dalam Al-Qur'an Surah An-Nisa ayat 23,
"Diharamkan atas kamu (mengawini) ibu-ibumu, anak-anakmu yang perempuan,
saudara-saudaramu yang perempuan, saudara-saudara bapakmu yang
perempuan, saudara-saudara ibumu yang perempuan, anak-anak perempuan
dari saudara-saudaramu yang laki-laki, anak-anak perempuan dari
saudara-saudaramu yang perempuan, ibu-ibumu yang menyusui kamu, saudara
perempuan sepersusuan, ibu-ibu istrimu (mertua), anak-anak istrimu yang
dalam pemeliharaanmu dari istri yang telah kamu campuri, tetapi jika
kamu belum campur dengan istrimu itu (dan sudah kamu ceraikan), maka
tidak berdosa kamu mengawininya, (dan diharamkan bagimu) istri-istri
anak-anak kandungmu (menantu), dan menghimpunkan (dalam perkawinan) dua
perempuan yang bersaudara, kecuai yang telah terjadi pada masa lampau.
Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang". (QS. An-Nisa:
32).
Langganan:
Postingan (Atom)





